{"id":84569,"date":"2019-02-13T14:42:58","date_gmt":"2019-02-13T07:42:58","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=84569"},"modified":"2019-02-13T14:45:11","modified_gmt":"2019-02-13T07:45:11","slug":"perjuangan-relawan-demokrasi-sosialisasikan-pemilu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2019\/02\/13\/perjuangan-relawan-demokrasi-sosialisasikan-pemilu\/","title":{"rendered":"Perjuangan Relawan Demokrasi, Sosialisasikan Pemilu ke Wilayah Terpencil di Pangandaran"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN.<\/strong> Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019, KPU Kabupaten Pangandaran melalui Relawan Demokrasi (Relasi) melakukan sosialisasi hingga desa-desa terpencil di Kabupaten Pangandaran.<\/p>\n<p>Salasatunya adalah sosialisasi di Dusun Muaratiga, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, sebuah daerah yang terisolir akibat minimnya akses jalan dan jembatan.<\/p>\n<p>Reporter wartapriangan.com, berkesempatan bersama 4 orang Anggota Relawan Demokrasi lainnya, Senin (11\/2\/2019), melakukan perjalanan menggunakan kendaraan roda empat, melalui daerah Gerendel Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.<\/p>\n<p>Indra Anggota Relawan Demokrasi menyampaikan tidak adanya jembatan penghubung, membuat Dusun Muaratiga, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, seperti kampung terisolir.<\/p>\n<p>Medan yang berat, untuk sampai ke lokasi dengan kondisi jalan yang rusak, waktu tempuhpun mencapai 2 jam lebih.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-84570\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184603_1024_x_600_pixel.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184603_1024_x_600_pixel.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184603_1024_x_600_pixel-300x176.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184603_1024_x_600_pixel-768x450.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184603_1024_x_600_pixel-357x210.jpg 357w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Tak hanya jaraknya jauh, jalan rusak, licin dan berkelok pun menjadi hambatan apabila menempuh perjalanan menggunakan akses jalan via daerah Gerendel.<\/p>\n<p>&#8220;Tak ada pilihan, kendaraan beberapa kali selip dan harus didorong, bahkan kendaraan harus menyebrangi beberapa sungai dengan arus lumayan deras,&#8221; tutur Indra.<\/p>\n<p>Menurutnya akses jalan rusak. Bahkan, masih banyak jalan yang belum diaspal atau masih beralas tanah. &#8220;Apalagi kalau di saat musim hujan, membuat kondisi jalannya licin dan harus ekstra hati-hati apabila melintas ke daerah tersebut,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dikampung yang dihuni ratusan keluarga tersebut, warga terkendala dalam berkomunikasi menggunakan telepon seluler karena tidak adanya sinyal yang masuk.<\/p>\n<p>Tiba dilokasi, para Relawan Demokrasi langsung melakukan sosialisasi sesuai tugasnya, mengajak warga untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka sangat antusias mendengar penjelasan dari kami untuk tata cara pencoblosan surat suara. Menurut mereka pada Pemilu kali ini memang agak membingungkan, karena harus mencoblos lima surat suara yang berbeda,&#8221; tutur Dia.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-84571\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184645_1024_x_600_pixel.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184645_1024_x_600_pixel.jpg 1024w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184645_1024_x_600_pixel-300x176.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184645_1024_x_600_pixel-768x450.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/IMG_12022019_184645_1024_x_600_pixel-357x210.jpg 357w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Namun, sebagai Relawan Demokrasi dapat bernafas lega, karena dari sosialisasi di beberapa keluarga, warga menyatakan siap menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.<\/p>\n<p>&#8220;Tak banyak warga yang dapat kami kunjungi, karena hujan turun saat itu, warga menyarankan segera pulang karena khawatir air sungai membesar dan kami tidak dapat menyeberang untuk meneruskan perjalanan,&#8221; pungkasnya. (Iwan Mulyadi\/WP)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019, KPU Kabupaten Pangandaran melalui Relawan Demokrasi (Relasi) melakukan sosialisasi hingga desa-desa terpencil di Kabupaten Pangandaran. Salasatunya adalah sosialisasi di Dusun Muaratiga, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, sebuah daerah yang terisolir akibat minimnya akses jalan dan jembatan. Reporter wartapriangan.com, berkesempatan bersama 4 orang Anggota Relawan Demokrasi lainnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":84572,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6841,7450,10461],"class_list":["post-84569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-kpu-pangandaran","tag-pemilu-2019","tag-relawan-demokrasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84569"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84569\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84574,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84569\/revisions\/84574"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}