{"id":85884,"date":"2019-05-27T12:32:54","date_gmt":"2019-05-27T05:32:54","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=85884"},"modified":"2019-05-27T12:32:54","modified_gmt":"2019-05-27T05:32:54","slug":"akhirnya-polisi-berhasil-menangkap-pocong-jadi-jadian-yang-resahkan-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2019\/05\/27\/akhirnya-polisi-berhasil-menangkap-pocong-jadi-jadian-yang-resahkan-warga\/","title":{"rendered":"Akhirnya Polisi Berhasil Menangkap Pocong Jadi-jadian yang Resahkan Warga"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL<\/strong>.\u00a0Bukannya memperbanyak ibadah di bulan suci Ramadhan, AM (15), remaja dari Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, malah menakut-nakuti warga dengan menjadi pocong jadi-jadian. Dia menakut-nakuti pengendara yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang.\u00a0 Aksi konyol tersebut dilakukan AM pada jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.<\/p>\n<p>Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, beberapa hari terakhir Polsek Pemalang menerima pengaduan dari masyarakat yang diresahkan oleh penampakan pocong.<\/p>\n<p>&#8220;Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,&#8221; kata AKP I Ketut Mara, Senin (27\/5\/2018).<\/p>\n<p>Penyelidikan dan patroli membuahkan hasil pada minggu (26\/5\/2019) dini hari sekira pukul 03.00 WIB, petugas mendapati penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.<\/p>\n<p>&#8221; Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,&#8221; tambah Kapolsek.<\/p>\n<p>Selanjutnya, AM dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan. &#8220;Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Mengaku iseng<\/p>\n<p>Kapolsek Pemalang melanjutkan perbuatan AM selain meresahkan warga juga dapat membahayakan keselamatan pengendara motor.<\/p>\n<p>&#8220;Pengedara yang kaget, dapat saja terjatuh atau bahkan terjadi tabrakan dengan pengendara lainnya,&#8221; ungkap dia.<\/p>\n<p>Polisi hanya memberikan peringatan kepada pemuda yang lain agar tidak meniru perbuatan AM.<\/p>\n<p>&#8220;Polsek Pemalang akan menindak tegas bagi siapa saja yang melakukan perbuatan yang sama, karena perbuatan tersebut bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan,&#8221; lanjut I Ketut.<\/p>\n<p>Di hadapan petugas, AM mengaku iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar. Ia berbuat seperti itu sambil menunggu waktu sahur.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi&#8221; ujar AM.<\/p>\n<p><strong>Sumber: <a href=\"https:\/\/regional.kompas.com\/read\/2019\/05\/27\/08505641\/polisi-tangkap-pocong-jadi-jadian-yang-resahkan-warga\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kompas.com<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL.\u00a0Bukannya memperbanyak ibadah di bulan suci Ramadhan, AM (15), remaja dari Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, malah menakut-nakuti warga dengan menjadi pocong jadi-jadian. Dia menakut-nakuti pengendara yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang.\u00a0 Aksi konyol tersebut dilakukan AM pada jam selesai tarawih hingga menjelang sahur. Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":85886,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[36],"class_list":["post-85884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-berita-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85884"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85884\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85887,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85884\/revisions\/85887"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85886"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}