Ormas di Garut Ini Minta Bupati Ruddy Mundur

82

wartapriangan.com, BERITA GARUT. Kelompok Aktivis Pergerakan Garut dan GMBI melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Selasa (12/12). Mereka menuntut Bupati Garut Ruddy Gunawan dan wakilnya Helmi Budiman untuk mundur, karena pasangan Ruddy dan Helmi dianggap telah gagal memimpin Garut.

Ketua LSM GMBI Ganda mengatakan, bupati dan wakilnya gagal dalam melaksanakan 3 pilar, 5 visi dan misi serta 8 janji politik. Sehingga menyebabkan terjadinya kemiskinan serta penderitaan bagi masyarakat Garut. Seperti yang menimpa korban bencana pergeseran tanah di Dusun Ciawi, Desa Sindangsari Kecamatan Cisompet.

Sebanyak 18 KK atau 587 jiwa dibiarkan selama 21 bulan di pengungsian dalam kondisi yang serba kekurangan. Seakan mereka tidak memiliki jaminan hidup dan tidak diperhatikan. Akibatnya para pengungsi sudah lama diserang berbagai wabah penyakit menular.

“Bahkan puluhan pengungsi dalam kondisi sakit juga sudah14 orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Untuk itu Ganda mengecam bupati dan wakilnya sudah melakukan pembiaran terhadap para pengungsi.

“Perilaku bupati dan wakilnya sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Untuk itu para aktivis Garut menuntut bupati dan wakil bupati Garut mundur,” tegasnya.

Selain melakukan pembiaran terhadap korban bencana di Cisompet, para aktivis juga menuduh Bupati dan Wakil Bupati Garut melakukan korupsi. Baik dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik, proses perijinan maupun dari rotasi mutasi jabatan esselon yang menimbulkan kegaduhan.

Begitu pun dalam masalah lingkungan hidup juga Rencana Tata Ruang Wilayah yang dianggap sudah merusak lingkungan hidup di Kabupaten Garut.

Untuk itu Aktivis Pergerakan Garut mengajukan petisi. Meminta DPRD Kabupaten Garut untuk menggunakan hak-hak istimewa dan meminta seluruh fraksi di DPRD menolak LKPJ bupati dan wakilnya.

Selain itu, menuntut DPRD untuk melaksanakan fungsi pengawasannya terhadap kinerja Aparatur Pemerintah Kabupaten Garut, termasuk dinas, kantor maupun badan yang tidak memberikan pelayanan publik maksimal. Dan mendesak DPRD Garut membentuk mosi tidak percaya terhadap bupati dan wakilnya.

(Yayat Ruhiyat/WP)

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses