Ini yang Akan Dilakukan Polres Ciamis di Pangandaran

181

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Dampak dari kemarau panjang yang terjadi di wilayah Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menyita perhatian banyak pihak. Terutama dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ciamis yang tergugah ingin memberikan bantuan kepada masyarakat dalam mengatasi masalah kekeringan di Pangandaran.

“Kami sampaikan bahwa ini program Kapolres Ciamis, untuk mengatasi masalah kesulitan air, dalam rangka musim kemarau Tahun 2018. Rencananya Desa Bagolo sendiri akan kami distribusikan bantuan air bersih sebanyak 2 tangki air,” ujar Wakapolres Ciamis, Kompol Lalu Wira Sutriana K, A.Md kepada sejumlah awak media, Rabu (08/08/2018).

Menurut Waka Polres, penyaluran air ini sebagai bentuk kepedulian jajaran Kepolisian Polres Ciamis, terhadap masyarakat yang memang sangat membutuhkan. Sebab, diketahui sudah beberapa bulan terakhir kekeringan di Pangandaran membuat warga kesulitan mengakses air bersih.

“Mudah-mudahan dengan bantuan dua tangki air ini bisa meringankan, karena menurut informasi bahwa di Desa Bagolo ini, ada 991 Kepala Keluarga (KK) yang memang membutuhkan air bersih,” ujar Waka Polres.

Waka Polres, mengatakan sejak awal musim kemarau jajaran Polres Ciamis sudah melakukan pemetaan ke beberapa wilayah dan Kecamatan di Kabupaten Ciamis maupun di Kabupaten Pangandaran yang mengalami kesulitan air bersih terutama untuk memasak dan minum.

“Seperti Kecamatan Pamarican di Kabupaten Ciamis. Sedangkan Kabupaten Pangandaran sendiri sudah di beberapa tempat seperti di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang. Dan beberapa tempat di Kecamatan Pangandaran, maupun di Kecamatan Sidamulih,” terangnya.

Sementara, Kepada Desa Bagolo Rachman Hidayat mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Ciamis, di wakilkan kepada Wakapolres Ciamis yang telah membantu memberikan bantuan air bersih.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres Ciamis atas bantuan air bersih, sehingga sebanyak 991 KK dari 1127 KK dapat menikmati air bersih untuk keperluan memasak dan minum beberapa hari kedepan, dan warga masyarakat tidak perlu jauh jauh pergi mencari air bersih sampai ke daerah Karangnini untuk mendapatkan air bersih.” Pungkasnya. (Baehaki Effendi)

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses