wartapriangan.com, KISAH KITA: “Lamun Daek Ngarawat Pasti Manfaat”. Boleh jadi kalimat bahasa Sunda itulah yang menjadi spirit motivasi Johan Wijaya menanamkan sadar lingkungan pada masyarakat kalau ada keinginan untuk merawat pasti ada manfaat.
Abah Goib sapaan akrab ayah dua orang anak ini, baru ini mendapatkan penghargaan dari Perguruan Tinggi Ilmu Teknik (STIT) Bina Putera Banjar atas dedikasinya dalam menjaga, merawat lingkungan hidup tanpa pamrih dalam rangka hari peduli sampah 2019.
Baca: Berupaya Menjaga Lingkungan, Salah Satu Komunitas Di Banjar Terima Sebuah Penghargaan
Dia dengan SENJA sebuah komunitas unik tetapi syarat makna itu mendapatkan penghargaan itu tanpa berpangku tangan. Perjuangan keras tanpa jeda Abah Goib terus membangun kesadaran budaya hidup sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Kepada wartapriangan.com, Abah Goib menceritakan kisahnya dalam membangun kesadaran lingkungan pada masyarakat dengan menanamkan budaya tidak membuang sampah sembarangan
Berawal dari rasa prihatin melihat kondisi Sungai Ciroas anak sungai Citanduy sudah tak terawat lagi dengan dipenuhi tumpukan sampah. Abah Goib merasa miris dengan kondisi seperti itu, dia salah satu dari sekian ratus warga lingkungan Tanjungsukur yang ingin mengubah prilaku masyarakat dengan mengkampayekan peduli kebersihan sungai.
Padahal sebelum dia terjun menjadi pegiat lingkungan hidup dia bekerja di Restoran besar di Jakarta Barat tapi berhenti dan memilih membebaskan Sungai Ciroas dari sampah.
Halaman Selanjutnya